KSR PMI BSI

Sabtu, 14 Desember 2013

Kesehatan Remaja Modul IV

MODUL IV
KESEHATAN REPRODUKSI

TOPIK 1: ALAT DAN FUNGSI REPRODUKSI

APAKAH FUNGSI REPRODUKSI?
Reproduksi merupakan kemampuan seseorang dalam memiliki keturunan sebagai bagian dari upaya pelestarian kehidupan manusia sesuai dengan kehendak Tuhan Yang Maha Kuasa. Untuk tujuan mulia itulah manusia diberi alat-alat reproduksi.

BAGAIMANAKAH ALAT DAN FUNGSI REPRODUKSI PADA PRIA ?
clip_image001[11]
Gambar-1: Penampang melintang alat reproduksi pria Alat reproduksi pria terdiri atas bagian dalam ataupun luar. Alat reproduksi bagian luar terdiri atas (1) buah zakar (penis) dan (2) skrotum (kantong buah pelir). Sementara itu, alat reproduksi bagian dalam terdiri atas (3) sepasang buah pelir (testis), (4) saluran reproduksi (vas deferens), (5) kelenjar kelamin, dan (6) saluran kemih penis (uretra penis). Uretra penis merupakan saluran kemih sekaligus saluran ejakulasi berupa muara terusan dari saluran reproduksi (vas deferens), (7) kandung kemih (vesika urinaria), dan kandung mani (vesika seminalis). Pertemuan muara saluran tersebut tepat pada sekitar daerah kelenjar postrat. Buah pelir (biji kemaluan) ini berfungsi menghasilkan sel kelamin pria (sperma) dan hormon testosteron. Kelenjar kelamin menghasilkan getah kelamin. Sperma dan getah kelamin itulah yang dinamakan air mani, yang disimpan dalam kantong mani dan dipancarkan keluar melalui uretra penis (saluran kemih di penis).
 
BAGAIMANAKAH ALAT DAN FUNGSI REPRODUKSI PADA WANITA?
Gambar-2 : Penampang melintang alat reproduksi wanita
clip_image001[13]
Alat dan fungsi reproduksi wanita juga terdiri atas bagian dalam dan luar. Alat reproduksi bagian luar terdiri atas (1) celah luar (vulva), (2) sepasang bibir besar (labium mayora), dan (3) bibir kecil (labium minora) yang terdapat di sebelah kanan kiri vulva. Di sebelah dalam vulva terdapat (4) kelentit (clitoris), semacam penis pada pria yang tumbuh mengecil tapi sangat peka karena penuh urat saraf. Di vulva ini bermuara dua saluran, yaitu (5) saluran kemih dan (6) liang sanggama (vagina). Di dalam vagina(tepatnya di mulut vagina) terdapat (7) selaput dara (hymen). Sementara itu, alat reproduksi bagian dalam terdiri atas (8) sepasang indung telur (ovarium), (9) sepasang saluran reproduksi (tuba fallopi), dan (10) rahim (uterus). Di dalam ovarium terdapat gelembung folikel penghasil sel telur (ovum). Setiap bulan, salah satu (kadang lebih) ovum akan masak dan diovulasikan ke luar menuju tuba fallopi. Buah dada juga disebut alat reproduksi karena disiapkan untuk menyusui bayi yang dilahirkan. Keseluruhan alat reproduksi, termasuk buah dada, dan daerah-daerah sekitarnya sangat sensitif serta mudah terangsang. Ada yang menyebut bagian-bagian ini sebagai daerah erotis.
 
BAGAIMANA PROSES KEHAMILAN PADA WANITA?
Remaja putri yang telah menstruasi berarti sudah mampu bereproduksi. Pada saat sanggama, laki-laki memasukkan sperma ke saluran reproduksi wanita melalui rahim terus ke tuba fallopi. Jika dalam tuba fallopi ada ovum, sebuah spermatozoa akan bergabung dengan ovum tersebut dan terjadilah pembuahan membentuk zigot satu sel. Zigot akan berjalan ke arah rahim sambil membelah terus menerus. Setiba di rahim kurang lebih satu minggu, ovum akan membenamkan diri ke bawah permukaan rahim bagian atas. Selanjutnya, pembelahan diri dan pertumbuhan ovum berkelanjutan dengan terbentuknya embrio (bakal fetus/janin) yang akhirnya tumbuh menjadi fetus (janin) lengkap. Janin ini dihubungkan dengan saluran plasenta di rahim dinding atas. Janin itu akan terus tumbuh dan berkembang. Menginjak usia kandungan sekitar 9 bulan 10 hari, bayi siap lahir.
 
TOPIK 2: PACARAN DAN SANGGAMA
 
APAKAH PACARAN ITU ?
Pacaran adalah persahabatan pria dengan wanita yang didasari rasa cinta yang berkelanjutan sampai ingin menjalin hubungan suami istri. Dari sisi agama, pacaran yang aman dan sehat adalah pacaran yang tidak melanggar kaidah agama, yakni tak melakukan kegiatan yang menimbulkan syahwat atau keinginan melakukan sanggama. Dari sudut kehidupan remaja, pacaran yang aman dan sehat adalah pacaran yang tidak menimbulkan kerugian saat ini dan masa depan remaja, termasuk hamil di luar nikah dan tertular penyakit. Untuk itu, pacaran paling buruk pun masih bisa ditoleransi asalkan tidak melakukan sanggama.
 
BAGAIMANA SIKAP REMAJA LAKI-LAKI DAN PEREMPUAN BILAMANA BERPACARAN ?
Untuk mencegah terjadinya “kecelakaan” disarankan agar para remaja, khususnya remaja putri, menjaga jangan sampai terlena. Bersikaplah keras pada pacar jika ia mulai merangsang daerah erotis. Dianjurkan juga menghindari bepergian ke tempat yang gelap dan terpisah. eperawanan, dalam arti selaput perawan (hymen) yang terletak di mulut vagina yang masih utuh, dari segi kesehatan reproduksi sebenarnya tidak terlalu penting. Namun, dalam masyarakat, kata keperawanan merupakan tanda kesucian wanita (yang kadang tidak adil dengan pria). Jadi, keperawanan wajib dijaga untuk kesejahteraan kehidupan keluarga kelak. Wajar jika remaja perempuan harus lebih berhati-hati dalam berpacaran. Sementara itu, remaja laki-laki seharusnya menjaga kesucian pacarnya. Pacaran menjadi salah besar apabila tujuannya hanya sebagai pemuas nafsu syahwat atau sekadar gagah-gagahan untuk menyombongkan diri. Terkadang, remaja laki-laki melakukan sanggama sekadar untuk menunjukkan kelaki-lakiannya.

APAKAH SANGGAMA ITU?
Sanggama adalah hubungan seksual atau kadang hanya disebut seks. Ada juga yang menyebut penetrasi atau penembusan. Sanggama merupakan kegiatan terpuji yang hanya boleh dilakukan sepasang suami istri yang sah yang saling mencintai untuk melanjutkan keturunan. Tujuannya jelas, yakni melestarikan manusia di bumi ini. Maka dari itu, Allah memberikan kenikmatan bagi mereka yang melakukan sanggama untuk tujuan tersebut. Sanggama menjadi kehilangan arti mulia, kemudian berubah menjadi dosa, jika dilakukan hanya untuk mencari kenikmatan sesaat. Terlebih-lebih jika perbuatan itu tidak disertai rasa cinta diantara keduanya. Senggama dilakukan dengan memasukkan penis ke dalam vagina wanita. Proses penetrasi (penembusan) ini menjadi mudah dan dinikmati kedua pihak apabila sebelumnya para pelaku saling merangsang daerah erotis (alat reproduksi dan sekitarnya, buah dada wanita dan bagian badan lain). Tindakan ini akan membuat penis menjadi sangat tegang dan mengeluarkan cairan, sedangkan vagina menjadi membuka dan basah. Seperti dijelaskan sebelumnya, sanggama menjadi jauh lebih nikmat bila didasari atas rasa cinta di antara keduanya. Ketika pertama kali melakukan sanggama, wanita akan mengalami rasa sakit. Ini karena selaput dara yang ada di mulut vagina robek saat penis dimasukkan. Perlu untuk diketahui, selain sanggama normal, yakni masuknya penis ke dalam vagina, ada pula sanggama tidak normal. Ini termasuk sanggama oral (penis dimasukkan ke dalam mulut) dan sanggama anal (penis dimasukkan ke dalam dubur). Kedua cara sanggama ini selain menyalahi fitrah manusia juga sangat berbahaya karena lebih mudah menularkan berbagai penyakit, khususnya penyakit menular seksual (PMS). Dua orang lelaki yang memiliki kelainan seks sering melakukan sanggama tidak normal tersebut.Tidak hanya kaum pria, wanita juga bisa melakukan “pacaran tidak normal”. Mereka kadang melakukannya dengan saling merangsang alat reproduksi masing-masing untuk kepuasan bersama. Kegiatan-kegiatan tersebut jelas bertentangan dengan fitrah manusia.
 
BAGAIMANAKAH KONDOM DAPAT MENCEGAH KEHAMILAN?
Penggunaan kondom harus dipandang secara arif. Kondom hanyalah suatu alat untuk tujuan tertentu. Salah satu fungsinya adalah mencegah bersatunya sperma dengan sel telur saat persanggamaan untuk kepentingan pengaturan kehamilan bagi kesejahteraan keluarga. Jika salah satu sedang menderita sakit, misalnya penyakit hubungan seksual, hepatitis, atau AIDS, penggunaan kondom diantara suami istri sangat dianjurkan agar penyakit yang diderita salah satu dari mereka tidak menular kepada yang lain.
 
BAGAIMANA TINDAKAN REMAJA AGAR TIDAK TERJERUMUS DALAM DOSA SANGGAMA ?
Tindakan remaja yang paling penting ialah sikap keras dan pengendalian diri yang teguh untuk menjaga perilaku dari risiko-risiko yang bisa merusak masa depan. Yang perlu dicamkan benar-benar oleh para remaja adalah sanggama sebelum nikah merupakan perbuatan zina dan berdosa besar. Untuk tidak mendekati zina sanggama, apalagi sampai melakukan senggama, jangan pacaran terlalu bebas yang bisa berakibat hamil di luar nikah. Pengendalian diri ini harus dilakukan berdua. Jika salah satu pihak (sering kali remaja laki-laki) agak lupa diri, pihak yang lain (terutama remaja putri) harus mampu mengingatkan. Kalau perlu secara keras dan tegas menolaknya.
 
TOPIK 3: KEHAMILAN DINI DAN ABORSI

APAKAH KEHAMILAN DINI ITU ?
Kehamilan dini adalah kehamilan yang terjadi terlalu dini pada remaja. Dalam keadaan ini, mereka belum siap secara fisik, mental, dan sosial untuk mengandung serta melahirkan bayi. Kehamilan dini secara sosial terjadi akibat perzinaan pada remaja yang belum menikah.
 
BAGAIMANA AKIBAT KEHAMILAN DINI BAGI REMAJA ?
Kehamilan dini di kalangan remaja mengandung beberapa risiko negatif. Secara fisik, si ibu masih dalam taraf pertumbuhan. Perkembangan alat dan fungsi reproduksinya masih belum sempurna. Organ-organnya masih sangat muda dan belum siap benar untuk hamil, melahirkan, merawat, dan menyusui bayi. Kehamilan pada usia ini dapat menyebabkan cacat atau ketidaksempurnaan pada janin yang dikandungnya. Atau, bisa jadi bayi kurang gizi dan mudah sakit. Kondisi kesehatan ibu muda ini juga sangat rentan terhadap berbagai penyakit yang akan mengganggu tumbuh kembangnya sendiri. Secara psikologis, kehamilan dini menimbulkan rasa malu bagi mereka yang mengalaminya, termasuk keluarga. Meski bayi yang dilahirkan suci, kedua orang tuanya menanggung dosa yang sangat besar. Harus dipahami bahwa kehamilan dini menghancurkan seluruh cita-cita para remaja. Apa pun cita-cita mereka, semampu apa pun remaja dapat merealisasikannya, semua itu pasti akan luluh lantak karena kehamilan yang tak dikendaki tersebut.Pendidikan terhenti, baik sementara maupun selamanya. Kehebatan semasa belum hamil akan hilang begitu saja. Yang tersisa hanyalah penyesalan dan kekecewaan.

BAGAIMANAKAH KEHAMILAN DINI DAPAT MENDORONG TERJADINYA ABORSI ?
Para remaja akan melakukan aborsi jika mereka takut akan terkena tekanan mental baik dari keluarga maupun lingkungan. Banyak juga yang melakukannya karena menganggap kehamil an tersebut bisa menghambat cita-cita mereka. Pada umumnya, aborsi dilakukan secara gelap (ilegal) dengan bantuan dukun, bidan, ataupun dokter. Ini karena aborsi dilarang oleh undang-undang.

TOPIK 4: INFEKSI MENULAR SEKSUAL (IMS)

APAKAH JENIS-JENIS INFEKSI MENULAR SEKSUAL (IMS) YANG
UMUM TERJADI DI INDONESIA?
1. GO (GONOROE) ATAU KENCING NANAH
  • Penyakit ini disebabkan oleh kuman gonokokus. Masa tunasnya sekitar 1-5 hari.
  • Tanda/Gejala:
- Mulai rasa gatal pada penis
- Keluar nanah dan akhirnya penis menjadi luka
- Pada wanita sering tanpa gejala. Jika sudah gawat, akan terjadi radang kelenjar di labia mayor.
- Apablia tertular pada bayi, penyakit ini bisa menyebabkan kebutaan.
  • Pengobatan:
- Dengan menggunakan penisilin dan antibiotik lainnya, penyakit ini bisa sembuh total.
2. SIFILIS (RAJA SINGA)
  • Penyebabnya adalah Treponema pallidum. Penyakit ini masa tunasnya sekitar 2-4 minggu.
  • Tanda/Gejala:
- Tahap 1: luka di kemaluan tapi hilang dalam beberapa hari
- Tahap 2: demam dan sakit kelenjar
- Tahap 3: (beberapa tahun) benjolan di kulit, pelunakan tulang, serta kerusakan saraf dan otot (jalannya seperti ayam jantan)
  • Pengobatan:
Jika pengobatan dilakukan sedini mungkin menggunakan penisilin dan antibiotik lainnya, penderita dapat sembuh total. Namun apabila terlambat, penyakit ini tidak bisa diobati.
3. AIDS
(Penyakit ini akan dibahas tersendiri di Modul V).
4. INFEKSI MENULAR SEKSUAL (IMS) LAIN
Penyakit IMS lain umumnya tidak berbahaya.
5. ULKUS MOLLE
Penyakit ini disebabkan kuman hemofilus. Gejalanya biasanya terjadi banyak benjolan merah dan sakit di sekitar kemaluan.
6. LIMFOGRANULOMA VENEREUM
Penyebabnya adalah virus. Gejalanya berupa benjolan kecil di sekitar kemaluan, mudah pecah, dan mudah menyebar kemana-mana.
7. HERPES GENITALIS
Penyakit ini disebabkan virus Herpes, berupa gelembung berair di sekitar kemaluan. Virus ini mudah ditulari penyakit lain yang bisa membahayakan.
8. KONDILOMA AKUMINATA
Penyebabnya adalah virus. Penyakit ini menimbulkan banyak kutil di sekitar kemaluan.
9. KANDIDIASIS GENETALIS
Penyebabnya adalah jamur Candida albicans pada alat kelamin.
10. TRIKOMONIASIS
Penyakit ini disebabkan oleh parasit Trichomonas vaginalis. Parasit ini menyerang saluran kemih.
BAGAIMANA REMAJA DAPAT MENCEGAH DIRI DARI INFEKSI MENULAR SEKSUAL (IMS) ?
Bagi sebagian besar remaja yang belum menikah, hanya ada satu cara: MENGHINDARI SANGGAMA. Dimulai dengan menjauhkan diri dari suasana dan tindakan yang menjurus ke arah terjadinya hubungan seksual yang tidak sah. Meski tidak terjadi sanggama secara penuh, asal cairan kelamin yang tertular PHS dari salah satu pihak berpindah ke pihak lain, penularan PHS bisa terjadi. Maka dari itu, janganlah sekali-kali melakukan zina. Jika sudah menikah, berlakulah SETIA. Lakukanlah seks hanya dengan pasangan yang sah. Bagi yang sudah menikah tapi nekat melakukan sanggama di luar nikah, sebaiknya menggunakan KONDOM. Para remaja “rusak” yang telanjur mencoba dan masih terus melakukan hubungan seksual sebelum menikah sebaiknya juga memakai alat pengaman ini untuk membantu mencegah penularan PHS pada diri orang lain. Perlu diingat bahwa penggunaan kondom sangat bermanfaat bagi pasangan suami istri yang salah satunya mengidap PHS. Ini semata-mata demi mencegah penularan ke pihak lain. Jika dilakukan dengan persetujuan dan saling pengertian masing-masing,kondom sangat membantu suami istri dalam melakukan hubungan seksual, meski salah satu pasangan memiliki penyakit termasuk AIDS dan hepatitis)
 
TOPIK 5: KELUARGA BERENCANA (KB)

APA MAKNA KELUARGA BERENCANA (KB) ?
KB adalah ikhtiar manusia untuk mengatur keluarga agar bahagia dan sejahtera, baik di dunia maupun di akhirat kelak sesuai dengan tugas dan kewajiban manusia menurut agama masing-masing. Semua usaha menuju tercapainya keluarga bahagia sejahtera sesungguhnya masuk dalam program KB. KB bermakna, semakin dini KB, itu akan makin baik. Dengan kata lain, semakin awal KB dilaksanakan, manfaat yang dirasakan semakin nyata.
APAKAH KAIDAH PELAKSANAAN KB ?
Pengaturan KB dititikberatkan dengan cara menentukan kapan suatu keluarga siap mempunyai anak pertama. Artinya kapan seorang ibu siap untuk hamil. Seorang wanita akan siap hamil hanya jika ia sudah dewasa. Dalam arti biologis: alat-alat tubuhnya sudah cukup matang untuk hamil, melahirkan, dan menyusui si buah hati. Dalam arti ekonomi: keluarga cukup punya persiapan dari segi finansial untuk merawat ibu hamil dan bayinya kelak. Dalam arti psikologis: kejiwaan wanita siap menjadi ibu dan kejiwaan laki-laki untuk menjadi ayah. Yang terpenting, dalam arti sosial-moral: sesudah pernikahan. Kesiapan tersebut ini terjadi pada umur 20 tahun ke atas. Pada masa itulah pasangan bisa dikatakan “matang” untuk melangsungkan pernikahan. Selanjutnya adalah jarak kelahiran antara anak pertama dan kedua. Ini tentu saja harus memperhatikan kesanggupan ibu untuk hamil dan melahirkan lagi sesudah pulih dari kehamilan yang pertama. Juga, kesanggupan keluarga memelihara dua anak sekaligus. Disarankan jarak anak pertama dengan kedua sekitar tiga tahun atau lebih. Selanjutnya kapan seorang wanita seyogianya berhenti hamil lagi karena alat-alat tubuhnya terlalu tua untuk melakukan tugas reproduksi. Disarankan kehamilan terakhir terjadi sebelum seorang wanita berusia 35 tahun.
 
APA SAJA MACAM TEKNIK KB ITU ?
Teknik KB dikelompokkan sebagai berikut :
Pencegahan bersatunya sperma dengan telur
- Berpuasa (abstinence)
- Penggunaan kondom (Tunjukkan!)
- Pengeluaran sperma di luar vagina
Pencegahan pembuahan saat sperma dan telur bersatu
- Penggunaan alat KB dalam rahim (AKDR atau IUD)
Pencegahan pematangan telur pada wanita
- KB hormonal: pil KB
- Suntik KB
- Susuk KB.
Penutupan saluran pengeluaran sperma/telur (sterilisasi)
- Pada pria: dengan vasektomi; dilakukan dengan cara menutup
saluran reproduksi (vas deferens)
- Pada wanita: dengan tubektomi; dengan menutup saluran reproduks (tuba falopii).
Pemilihan teknik KB yang cocok untuk tiap keluarga ditentukan oleh kondisi keluarga masing-masing. Disarankan berkonsultasi dengan dokter atau petugas kesehatan lainnya.
 
APA REMAJA (PRA NIKAH) BOLEH BER-KB ?
Semua orang, termasuk remaja (pra-nikah), harus memahami KB secara mendalam dan menyeluruh supaya mereka setiap saat siap menghadapi berbagai kemungkinan yang ada. Dengan pentingnya KB sebagai pengatur keluarga, semua orang–baik yang masih anak-anak maupun dewasa–sebaiknya mengetahui program tersebut supaya mereka melakukan KB ketika sudah menikah. Para remaja juga bisa melakukan KB. Namun, yang dipilih adalah teknik tanpa penetrasi seks yang disebut abstinence atau puasa. Bagi yang terlanjur melakukan hubungan sekssual, mereka bisa saja menggunakan kondom untuk mencegah kehamilan yang tidak diinginkan. Namun harap diingat, dari segi norma agama hubungan seks di luar nikah tetap saja merupakan dosa besar. Mendekati zina saja sudah berdosa, apalagi sampai melakukannya. Fatalnya lagi, jika sanggama ilegal itu membuahkan kehamilan, dan tidak disetujui oleh pihak orang tua karena dipandang sebagai aib, niscaya para pelakunya akan mengambil jalan pintas dengan melakukan aborsi. Jika sudah begitu, berarti mereka telah melakukan dua dosa besar sekaligus: berzina dan membunuh bayi. Dan, dari segi hukum remaja yang bersangkutan dapat dikenai sangsi hukum, begitu pun dengan si pengaborsinya Selain itu, hubungan seksual secara dini pun berakibat tidak baik bagi kandungan si remaja perempuannya. Apalagi jika tidak menggunakan kondom dan sering dilakukan, tentu baik si perempuan baik di lelakinya berisiko terhadap penularan HIV dan penyakit seksual lainnya.

Tidak ada komentar :

Posting Komentar