MODUL II
NORMA SOSIAL DAN PERILAKU BERESIKO
TOPIK 1: NORMA SOSIAL
APAKAH NORMA SOSIAL ITU ?
Norma
sosial ialah serangkaian peraturan yang disepakati bersama untuk
dipelihara, dijaga, dan ditaati oleh semua anggota suatu masyarakat. Norma bisa bersumber dari:
- agama
- undang-undang atau peraturan negara
- adat dan kebiasaan serta kesepakatan masyarakat
APA KEWAJIBAN REMAJA TERHADAP NORMA SOSIAL ?
Setiap
masyarakat di suatu wilayah bisa memiliki adat dan kebiasaan yang
berlainan. Inilah yang membuat norma sosial bisa berbeda dari satu
masyarakat ke masyarakat lain. Namun yang lebih penting adalah kemauan
dan kesanggupan masyarakat untuk menjaga dan melestarikan norma
tersebut. Hubungan lain jenis, apalagi yang terkait dengan hubungan
seksual, merupakan hal yang sangat diperhatikan dalam norma sosial.
Untuk itu, para remaja layak memberi perhatian yang lebih terhadap norma
tersebut. Usahakan agar jangan sampai melanggar norma.
SEBERAPA JAUH TANGGUNG JAWAB REMAJA LAKI-LAKI DAN PEREMPUAN DALAM MENAATI NORMA SOSIAL ?
Semua anggota masyarakat, termasuk REMAJA, harus menaati norma tersebut. Remaja laki-laki dan perempuan memiliki kewajiban yang sama dalam mematuhi norma sosial yang ada.
Taat terhadap norma berakibat pada penerimaan dan pujian masyarakat.
Seseorang akan DITERIMA dalam masyarakat hanya apabila ia mau dan mampu
mengikuti norma sosial yang berlaku di lingkungannya. Sementara itu,
pelanggaran norma menyebabkan PENOLAKAN dan pemberian hukuman dari
masyarakat. Sanksi tersebut umumnya berupa hukuman sosial, termasuk
pengucilan. Pengucilan sosial memang tidak begitu menyakitkan. Namun,
sering kali orang yang dikucilkan akan merasa diasingkan dan tidak
dianggap oleh masyarakat. Lambat laun, mereka akan berontak dan tidak
menghiraukan masyarakat. Mereka bisa jadi malah akan melakukan tindakan
asusila yang lebih ekstrem. Ini tentu saja bisa merugikan orang yang
bersangkutan.
APA KONSEKUENSI SESEORANG APABILA MELANGGAR NORMA SOSIAL ?
Jika
norma yang dilanggar juga merupakan norma tertulis yang dituangkan
dalam bentuk undang-undang, pelanggarnya akan diancam hukuman oleh
negara. Apabila norma yang dilanggar juga merupakan kaidah agama, para
pelaku akan terkena sanksi sesuai dengan agama masing-masing, baik
sanksi di dunia maupun di akhirat kelak.
TOPIK 2: PERILAKU BERISIKO
APAKAH PERILAKU ITU ?
Perilaku ialah keseluruhan tindakan manusia yang didasari atas pengetahuan (atau ketidaktahuan), sikap, dan tindakan.
BAGAIMANA SUATU PERILAKU DIKATAKAN BERISIKO ?
Perilaku
yang dikategorikan BERISIKO, apabila perilaku itu bisa berpeluang
mendatangkan kerugian. Kalau tidak menimbulkan kerugian saat ini, paling
tidak perilaku itu bisa mendatangkan musibah pada masa mendatang. Ini
dapat menimbulkan kerugian terhadap diri sendiri ataupun orang lain.
Kerugian ini bisa berupa material, fisik, harga diri, rasa malu,
kehilangan kesempatan, kehilangan masa depan, dan seterusnya.
APA SAJA CONTOH PERILAKU YANG BERISIKO ?
Beberapa
perilaku seksual memiliki peluang yang sangat tinggi dan bisa
menimbulkan berbagai kerugian kedua belah pihak yang melakukannya.
Perilaku tidak aman itu antara lain seks sebelum nikah, gonta-ganti
pasangan, sanggama dubur atau mulut, dan berbagai hubungan seksual tidak
normal lainnya. Dalam hal ini, masturbasi sebagai jalan keluar
sementara bisa saja dikatakan tidak berisiko atau risikonya belum jelas.
Namun, jika dilakukan terlalu sering, perilaku ini bisa menimbulkan
risiko ketergantungan. Dalam bersanggama, penggunaan kondom yang baik
akan mencegah hal-hal yang tak diinginkan. Namun, jika dilakukan bukan
dengan pasangan yang sah, norma dan agama tetap menanggapnya sebagai
perbuatan yang salah.
APA PERAN KITA SEBAGAI PELATIH REMAJA SEBAYA DALAM MEMBANTU REMAJA SEBAYA LAIN AGAR TERHINDAR DARI BERBAGAI PERILAKU BERISIKO ?
Remaja
perlu mengenal dengan baik berbagai perilaku berisiko dan sekaligus
berusaha keras menghindarinya. Dalam kaitan dengan perilaku seksual,
remaja perlu sangat berhati-hati agar tidak tergelincir ke dalam
perilaku berisiko dan menerima akibat yang merugikan. Untuk hal-hal yang
risikonya tidak jelas seyogianya ditanyakan kepada para pakar di
bidangnya. Saling mengingatkan tentang risiko diantara remaja akan
sangat membantu menghindari berbagai risiko yang akan mengganggu masa
depan masing-masing.Semoga Bermanfaat !!!
Tidak ada komentar :
Posting Komentar