MODUL IV
KESEHATAN REPRODUKSI
TOPIK 1: ALAT DAN FUNGSI REPRODUKSI
APAKAH FUNGSI REPRODUKSI?
Reproduksi
merupakan kemampuan seseorang dalam memiliki keturunan sebagai bagian
dari upaya pelestarian kehidupan manusia sesuai dengan kehendak Tuhan
Yang Maha Kuasa. Untuk tujuan mulia itulah manusia diberi alat-alat
reproduksi.
BAGAIMANAKAH ALAT DAN FUNGSI REPRODUKSI PADA PRIA ?
Gambar-1:
Penampang melintang alat reproduksi pria Alat reproduksi pria terdiri
atas bagian dalam ataupun luar. Alat reproduksi bagian luar terdiri atas
(1) buah zakar (penis) dan (2) skrotum (kantong buah pelir). Sementara
itu, alat reproduksi bagian dalam terdiri atas (3) sepasang buah pelir
(testis), (4) saluran reproduksi (vas deferens), (5) kelenjar
kelamin, dan (6) saluran kemih penis (uretra penis). Uretra penis
merupakan saluran kemih sekaligus saluran ejakulasi berupa muara terusan
dari saluran reproduksi (vas deferens), (7) kandung kemih (vesika urinaria), dan kandung mani (vesika seminalis).
Pertemuan muara saluran tersebut tepat pada sekitar daerah kelenjar
postrat. Buah pelir (biji kemaluan) ini berfungsi menghasilkan sel
kelamin pria (sperma) dan hormon testosteron. Kelenjar kelamin
menghasilkan getah kelamin. Sperma dan getah kelamin itulah yang
dinamakan air mani, yang disimpan dalam kantong mani dan dipancarkan
keluar melalui uretra penis (saluran kemih di penis).
BAGAIMANAKAH ALAT DAN FUNGSI REPRODUKSI PADA WANITA?
Gambar-2 : Penampang melintang alat reproduksi wanita
Alat
dan fungsi reproduksi wanita juga terdiri atas bagian dalam dan luar.
Alat reproduksi bagian luar terdiri atas (1) celah luar (vulva), (2)
sepasang bibir besar (labium mayora), dan (3) bibir kecil (labium minora) yang terdapat di sebelah kanan kiri vulva. Di sebelah dalam vulva terdapat (4) kelentit (clitoris),
semacam penis pada pria yang tumbuh mengecil tapi sangat peka karena
penuh urat saraf. Di vulva ini bermuara dua saluran, yaitu (5) saluran
kemih dan (6) liang sanggama (vagina). Di dalam vagina(tepatnya di mulut
vagina) terdapat (7) selaput dara (hymen). Sementara itu, alat
reproduksi bagian dalam terdiri atas (8) sepasang indung telur
(ovarium), (9) sepasang saluran reproduksi (tuba fallopi), dan
(10) rahim (uterus). Di dalam ovarium terdapat gelembung folikel
penghasil sel telur (ovum). Setiap bulan, salah satu (kadang lebih) ovum
akan masak dan diovulasikan ke luar menuju tuba fallopi. Buah
dada juga disebut alat reproduksi karena disiapkan untuk menyusui bayi
yang dilahirkan. Keseluruhan alat reproduksi, termasuk buah dada, dan
daerah-daerah sekitarnya sangat sensitif serta mudah terangsang. Ada
yang menyebut bagian-bagian ini sebagai daerah erotis.
BAGAIMANA PROSES KEHAMILAN PADA WANITA?
Remaja
putri yang telah menstruasi berarti sudah mampu bereproduksi. Pada saat
sanggama, laki-laki memasukkan sperma ke saluran reproduksi wanita
melalui rahim terus ke tuba fallopi. Jika dalam tuba fallopi
ada ovum, sebuah spermatozoa akan bergabung dengan ovum tersebut dan
terjadilah pembuahan membentuk zigot satu sel. Zigot akan berjalan ke
arah rahim sambil membelah terus menerus. Setiba di rahim kurang lebih
satu minggu, ovum akan membenamkan diri ke bawah permukaan rahim bagian
atas. Selanjutnya, pembelahan diri dan pertumbuhan ovum berkelanjutan
dengan terbentuknya embrio (bakal fetus/janin) yang akhirnya tumbuh
menjadi fetus (janin) lengkap. Janin ini dihubungkan dengan saluran
plasenta di rahim dinding atas. Janin itu akan terus tumbuh dan
berkembang. Menginjak usia kandungan sekitar 9 bulan 10 hari, bayi siap
lahir.
TOPIK 2: PACARAN DAN SANGGAMA
APAKAH PACARAN ITU ?
Pacaran
adalah persahabatan pria dengan wanita yang didasari rasa cinta yang
berkelanjutan sampai ingin menjalin hubungan suami istri. Dari sisi agama,
pacaran yang aman dan sehat adalah pacaran yang tidak melanggar kaidah
agama, yakni tak melakukan kegiatan yang menimbulkan syahwat atau
keinginan melakukan sanggama. Dari sudut kehidupan remaja,
pacaran yang aman dan sehat adalah pacaran yang tidak menimbulkan
kerugian saat ini dan masa depan remaja, termasuk hamil di luar nikah
dan tertular penyakit. Untuk itu, pacaran paling buruk pun masih bisa
ditoleransi asalkan tidak melakukan sanggama.
BAGAIMANA SIKAP REMAJA LAKI-LAKI DAN PEREMPUAN BILAMANA BERPACARAN ?
Untuk
mencegah terjadinya “kecelakaan” disarankan agar para remaja, khususnya
remaja putri, menjaga jangan sampai terlena. Bersikaplah keras pada
pacar jika ia mulai merangsang daerah erotis. Dianjurkan juga
menghindari bepergian ke tempat yang gelap dan terpisah. eperawanan,
dalam arti selaput perawan (hymen) yang terletak di mulut vagina
yang masih utuh, dari segi kesehatan reproduksi sebenarnya tidak terlalu
penting. Namun, dalam masyarakat, kata keperawanan merupakan tanda
kesucian wanita (yang kadang tidak adil dengan pria). Jadi, keperawanan
wajib dijaga untuk kesejahteraan kehidupan keluarga kelak. Wajar jika
remaja perempuan harus lebih berhati-hati dalam berpacaran. Sementara
itu, remaja laki-laki seharusnya menjaga kesucian pacarnya. Pacaran
menjadi salah besar apabila tujuannya hanya sebagai pemuas nafsu syahwat
atau sekadar gagah-gagahan untuk menyombongkan diri. Terkadang, remaja
laki-laki melakukan sanggama sekadar untuk menunjukkan kelaki-lakiannya.
APAKAH SANGGAMA ITU?
Sanggama
adalah hubungan seksual atau kadang hanya disebut seks. Ada juga yang
menyebut penetrasi atau penembusan. Sanggama merupakan kegiatan terpuji
yang hanya boleh dilakukan sepasang suami istri yang sah yang saling
mencintai untuk melanjutkan keturunan. Tujuannya jelas, yakni
melestarikan manusia di bumi ini. Maka dari itu, Allah memberikan
kenikmatan bagi mereka yang melakukan sanggama untuk tujuan tersebut.
Sanggama menjadi kehilangan arti mulia, kemudian berubah menjadi dosa,
jika dilakukan hanya untuk mencari kenikmatan sesaat. Terlebih-lebih
jika perbuatan itu tidak disertai rasa cinta diantara keduanya. Senggama
dilakukan dengan memasukkan penis ke dalam vagina wanita. Proses
penetrasi (penembusan) ini menjadi mudah dan dinikmati kedua pihak
apabila sebelumnya para pelaku saling merangsang daerah erotis (alat
reproduksi dan sekitarnya, buah dada wanita dan bagian badan lain).
Tindakan ini akan membuat penis menjadi sangat tegang dan mengeluarkan
cairan, sedangkan vagina menjadi membuka dan basah. Seperti dijelaskan
sebelumnya, sanggama menjadi jauh lebih nikmat bila didasari atas rasa
cinta di antara keduanya. Ketika pertama kali melakukan sanggama, wanita
akan mengalami rasa sakit. Ini karena selaput dara yang ada di mulut
vagina robek saat penis dimasukkan. Perlu untuk diketahui, selain
sanggama normal, yakni masuknya penis ke dalam vagina, ada pula sanggama
tidak normal. Ini termasuk sanggama oral (penis dimasukkan ke dalam
mulut) dan sanggama anal (penis dimasukkan ke dalam dubur). Kedua cara
sanggama ini selain menyalahi fitrah manusia juga sangat berbahaya
karena lebih mudah menularkan berbagai penyakit, khususnya penyakit
menular seksual (PMS). Dua orang lelaki yang memiliki kelainan seks
sering melakukan sanggama tidak normal tersebut.Tidak hanya kaum pria,
wanita juga bisa melakukan “pacaran tidak normal”. Mereka kadang
melakukannya dengan saling merangsang alat reproduksi masing-masing
untuk kepuasan bersama. Kegiatan-kegiatan tersebut jelas bertentangan
dengan fitrah manusia.
BAGAIMANAKAH KONDOM DAPAT MENCEGAH KEHAMILAN?
Penggunaan
kondom harus dipandang secara arif. Kondom hanyalah suatu alat untuk
tujuan tertentu. Salah satu fungsinya adalah mencegah bersatunya sperma
dengan sel telur saat persanggamaan untuk kepentingan pengaturan
kehamilan bagi kesejahteraan keluarga. Jika salah satu sedang menderita
sakit, misalnya penyakit hubungan seksual, hepatitis, atau AIDS,
penggunaan kondom diantara suami istri sangat dianjurkan agar penyakit
yang diderita salah satu dari mereka tidak menular kepada yang lain.
BAGAIMANA TINDAKAN REMAJA AGAR TIDAK TERJERUMUS DALAM DOSA SANGGAMA ?
Tindakan
remaja yang paling penting ialah sikap keras dan pengendalian diri yang
teguh untuk menjaga perilaku dari risiko-risiko yang bisa merusak masa
depan. Yang perlu dicamkan benar-benar oleh para remaja adalah sanggama
sebelum nikah merupakan perbuatan zina dan berdosa besar. Untuk tidak
mendekati zina sanggama, apalagi sampai melakukan senggama, jangan
pacaran terlalu bebas yang bisa berakibat hamil di luar nikah.
Pengendalian diri ini harus dilakukan berdua. Jika salah satu pihak
(sering kali remaja laki-laki) agak lupa diri, pihak yang lain (terutama
remaja putri) harus mampu mengingatkan. Kalau perlu secara keras dan
tegas menolaknya.
TOPIK 3: KEHAMILAN DINI DAN ABORSI
APAKAH KEHAMILAN DINI ITU ?
Kehamilan
dini adalah kehamilan yang terjadi terlalu dini pada remaja. Dalam
keadaan ini, mereka belum siap secara fisik, mental, dan sosial untuk
mengandung serta melahirkan bayi. Kehamilan dini secara sosial terjadi
akibat perzinaan pada remaja yang belum menikah.
BAGAIMANA AKIBAT KEHAMILAN DINI BAGI REMAJA ?
Kehamilan
dini di kalangan remaja mengandung beberapa risiko negatif. Secara
fisik, si ibu masih dalam taraf pertumbuhan. Perkembangan alat dan
fungsi reproduksinya masih belum sempurna. Organ-organnya masih sangat
muda dan belum siap benar untuk hamil, melahirkan, merawat, dan menyusui
bayi. Kehamilan pada usia ini dapat menyebabkan cacat atau
ketidaksempurnaan pada janin yang dikandungnya. Atau, bisa jadi bayi
kurang gizi dan mudah sakit. Kondisi kesehatan ibu muda ini juga sangat
rentan terhadap berbagai penyakit yang akan mengganggu tumbuh kembangnya
sendiri. Secara psikologis, kehamilan dini menimbulkan rasa malu bagi
mereka yang mengalaminya, termasuk keluarga. Meski bayi yang dilahirkan
suci, kedua orang tuanya menanggung dosa yang sangat besar. Harus
dipahami bahwa kehamilan dini menghancurkan seluruh cita-cita para
remaja. Apa pun cita-cita mereka, semampu apa pun remaja dapat
merealisasikannya, semua itu pasti akan luluh lantak karena kehamilan
yang tak dikendaki tersebut.Pendidikan terhenti, baik sementara maupun
selamanya. Kehebatan semasa belum hamil akan hilang begitu saja. Yang
tersisa hanyalah penyesalan dan kekecewaan.
BAGAIMANAKAH KEHAMILAN DINI DAPAT MENDORONG TERJADINYA ABORSI ?
Para
remaja akan melakukan aborsi jika mereka takut akan terkena tekanan
mental baik dari keluarga maupun lingkungan. Banyak juga yang
melakukannya karena menganggap kehamil an tersebut bisa menghambat
cita-cita mereka. Pada umumnya, aborsi dilakukan secara gelap (ilegal)
dengan bantuan dukun, bidan, ataupun dokter. Ini karena aborsi dilarang
oleh undang-undang.
TOPIK 4: INFEKSI MENULAR SEKSUAL (IMS)
APAKAH JENIS-JENIS INFEKSI MENULAR SEKSUAL (IMS) YANG
UMUM TERJADI DI INDONESIA?
1. GO (GONOROE) ATAU KENCING NANAH
- Penyakit ini disebabkan oleh kuman gonokokus. Masa tunasnya sekitar 1-5 hari.
- Tanda/Gejala:
- Mulai rasa gatal pada penis
- Keluar nanah dan akhirnya penis menjadi luka
- Pada wanita sering tanpa gejala. Jika sudah gawat, akan terjadi radang kelenjar di labia mayor.
- Apablia tertular pada bayi, penyakit ini bisa menyebabkan kebutaan.
- Dengan menggunakan penisilin dan antibiotik lainnya, penyakit ini bisa sembuh total.
2. SIFILIS (RAJA SINGA)
- Penyebabnya adalah Treponema pallidum. Penyakit ini masa tunasnya sekitar 2-4 minggu.
- Tanda/Gejala:
- Tahap 1: luka di kemaluan tapi hilang dalam beberapa hari
- Tahap 2: demam dan sakit kelenjar
- Tahap 3: (beberapa tahun) benjolan di kulit, pelunakan tulang, serta kerusakan saraf dan otot (jalannya seperti ayam jantan)
Jika
pengobatan dilakukan sedini mungkin menggunakan penisilin dan
antibiotik lainnya, penderita dapat sembuh total. Namun apabila
terlambat, penyakit ini tidak bisa diobati.
3. AIDS
(Penyakit ini akan dibahas tersendiri di Modul V).
4. INFEKSI MENULAR SEKSUAL (IMS) LAIN
Penyakit IMS lain umumnya tidak berbahaya.
5. ULKUS MOLLE
Penyakit ini disebabkan kuman hemofilus. Gejalanya biasanya terjadi banyak benjolan merah dan sakit di sekitar kemaluan.
6. LIMFOGRANULOMA VENEREUM
Penyebabnya adalah virus. Gejalanya berupa benjolan kecil di sekitar kemaluan, mudah pecah, dan mudah menyebar kemana-mana.
7. HERPES GENITALIS
Penyakit ini disebabkan virus Herpes, berupa gelembung berair di sekitar kemaluan. Virus ini mudah ditulari penyakit lain yang bisa membahayakan.
8. KONDILOMA AKUMINATA
Penyebabnya adalah virus. Penyakit ini menimbulkan banyak kutil di sekitar kemaluan.
9. KANDIDIASIS GENETALIS
Penyebabnya adalah jamur Candida albicans pada alat kelamin.
10. TRIKOMONIASIS
Penyakit ini disebabkan oleh parasit Trichomonas vaginalis. Parasit ini menyerang saluran kemih.
BAGAIMANA REMAJA DAPAT MENCEGAH DIRI DARI INFEKSI MENULAR SEKSUAL (IMS) ?
Bagi
sebagian besar remaja yang belum menikah, hanya ada satu cara:
MENGHINDARI SANGGAMA. Dimulai dengan menjauhkan diri dari suasana dan
tindakan yang menjurus ke arah terjadinya hubungan seksual yang tidak
sah. Meski tidak terjadi sanggama secara penuh, asal cairan kelamin yang
tertular PHS dari salah satu pihak berpindah ke pihak lain, penularan
PHS bisa terjadi. Maka dari itu, janganlah sekali-kali melakukan zina.
Jika sudah menikah, berlakulah SETIA. Lakukanlah seks hanya dengan
pasangan yang sah. Bagi yang sudah menikah tapi nekat melakukan sanggama
di luar nikah, sebaiknya menggunakan KONDOM. Para remaja “rusak” yang
telanjur mencoba dan masih terus melakukan hubungan seksual sebelum
menikah sebaiknya juga memakai alat pengaman ini untuk membantu mencegah
penularan PHS pada diri orang lain. Perlu diingat bahwa penggunaan
kondom sangat bermanfaat bagi pasangan suami istri yang salah satunya
mengidap PHS. Ini semata-mata demi mencegah penularan ke pihak lain.
Jika dilakukan dengan persetujuan dan saling pengertian
masing-masing,kondom sangat membantu suami istri dalam melakukan
hubungan seksual, meski salah satu pasangan memiliki penyakit termasuk
AIDS dan hepatitis)
TOPIK 5: KELUARGA BERENCANA (KB)
APA MAKNA KELUARGA BERENCANA (KB) ?
KB
adalah ikhtiar manusia untuk mengatur keluarga agar bahagia dan
sejahtera, baik di dunia maupun di akhirat kelak sesuai dengan tugas dan
kewajiban manusia menurut agama masing-masing. Semua usaha menuju
tercapainya keluarga bahagia sejahtera sesungguhnya masuk dalam program
KB. KB bermakna, semakin dini KB, itu akan makin baik. Dengan kata lain,
semakin awal KB dilaksanakan, manfaat yang dirasakan semakin nyata.
APAKAH KAIDAH PELAKSANAAN KB ?
Pengaturan
KB dititikberatkan dengan cara menentukan kapan suatu keluarga siap
mempunyai anak pertama. Artinya kapan seorang ibu siap untuk hamil.
Seorang wanita akan siap hamil hanya jika ia sudah dewasa. Dalam arti biologis: alat-alat tubuhnya sudah cukup matang untuk hamil, melahirkan, dan menyusui si buah hati. Dalam arti ekonomi: keluarga cukup punya persiapan dari segi finansial untuk merawat ibu hamil dan bayinya kelak. Dalam arti psikologis: kejiwaan wanita siap menjadi ibu dan kejiwaan laki-laki untuk menjadi ayah. Yang terpenting, dalam arti sosial-moral:
sesudah pernikahan. Kesiapan tersebut ini terjadi pada umur 20 tahun ke
atas. Pada masa itulah pasangan bisa dikatakan “matang” untuk
melangsungkan pernikahan. Selanjutnya adalah jarak kelahiran antara anak
pertama dan kedua. Ini tentu saja harus memperhatikan kesanggupan ibu
untuk hamil dan melahirkan lagi sesudah pulih dari kehamilan yang
pertama. Juga, kesanggupan keluarga memelihara dua anak sekaligus.
Disarankan jarak anak pertama dengan kedua sekitar tiga tahun atau
lebih. Selanjutnya kapan seorang wanita seyogianya berhenti hamil lagi
karena alat-alat tubuhnya terlalu tua untuk melakukan tugas reproduksi.
Disarankan kehamilan terakhir terjadi sebelum seorang wanita berusia 35
tahun.
APA SAJA MACAM TEKNIK KB ITU ?
Teknik KB dikelompokkan sebagai berikut :
Pencegahan bersatunya sperma dengan telur
- Berpuasa (abstinence)
- Penggunaan kondom (Tunjukkan!)
- Pengeluaran sperma di luar vagina
Pencegahan pembuahan saat sperma dan telur bersatu
- Penggunaan alat KB dalam rahim (AKDR atau IUD)
Pencegahan pematangan telur pada wanita
- KB hormonal: pil KB
- Suntik KB
- Susuk KB.
Penutupan saluran pengeluaran sperma/telur (sterilisasi)
- Pada pria: dengan vasektomi; dilakukan dengan cara menutup
saluran reproduksi (vas deferens)
- Pada wanita: dengan tubektomi; dengan menutup saluran reproduks (tuba falopii).
Pemilihan
teknik KB yang cocok untuk tiap keluarga ditentukan oleh kondisi
keluarga masing-masing. Disarankan berkonsultasi dengan dokter atau
petugas kesehatan lainnya.
APA REMAJA (PRA NIKAH) BOLEH BER-KB ?
Semua
orang, termasuk remaja (pra-nikah), harus memahami KB secara mendalam
dan menyeluruh supaya mereka setiap saat siap menghadapi berbagai
kemungkinan yang ada. Dengan pentingnya KB sebagai pengatur keluarga,
semua orang–baik yang masih anak-anak maupun dewasa–sebaiknya mengetahui
program tersebut supaya mereka melakukan KB ketika sudah menikah. Para
remaja juga bisa melakukan KB. Namun, yang dipilih adalah teknik tanpa
penetrasi seks yang disebut abstinence atau puasa. Bagi yang
terlanjur melakukan hubungan sekssual, mereka bisa saja menggunakan
kondom untuk mencegah kehamilan yang tidak diinginkan. Namun harap
diingat, dari segi norma agama hubungan seks di luar nikah tetap saja
merupakan dosa besar. Mendekati zina saja sudah berdosa, apalagi sampai
melakukannya. Fatalnya lagi, jika sanggama ilegal itu membuahkan
kehamilan, dan tidak disetujui oleh pihak orang tua karena dipandang
sebagai aib, niscaya para pelakunya akan mengambil jalan pintas dengan
melakukan aborsi. Jika sudah begitu, berarti mereka telah melakukan dua
dosa besar sekaligus: berzina dan membunuh bayi. Dan, dari segi hukum
remaja yang bersangkutan dapat dikenai sangsi hukum, begitu pun dengan
si pengaborsinya Selain itu, hubungan seksual secara dini pun berakibat
tidak baik bagi kandungan si remaja perempuannya. Apalagi jika tidak
menggunakan kondom dan sering dilakukan, tentu baik si perempuan baik di
lelakinya berisiko terhadap penularan HIV dan penyakit seksual lainnya.